Senin, 19 Oktober 2009

Pentingnya Lembaga Pers Sebagai Media Peningkatan SDM Santri

Pesantren telah lama berkembang mengikuti arah laju zaman global. Tuntutan globalisasi tidak hanya mendesak para penghuni pesantren untuk terus melakukan dinamisasi yang tidak menyimpang dari akidah dan dasar-dasar islam itu sendiri.
Pesantren saat ini sudah tidak lagi tertutup dan menutup dirinya dari dunia luar yang terus berkembang yang tak terbendung oleh apapun. Perkembangan ini disebabkan karena kemajuan teknologi terus melaju mengikuti sang waktu. Teknologi disadari atau tidak memberikan dampak yang saling tarik menarik antara dampak negative dan positif. Keduanya terus berkembang sesuai dengan kehadiran berbagai macam kebutuhan yang dimiliki oleh manusia.
Pesantren sebagai lembaga yang fleksibel dan cocok dalam tiap kondisi perlu menyadari betapa pentingnya lembaga pers di dalam, lembaga pers ini nantinya akan memberikan sumbangsih yang begitu berarti terhadap perkembangan sumber daya manusia (SDM) santri.
Jons nisbiet seorang fortolog beken mengatak bahwa sepertiga dari dunia ini adalah dunia informasi, karena dengan adanya informasi semua akan menjadi jelas terlihat. Sudah banyak media informasi yang berkembang di indonesi, baik itu media teknologi dan media cetak. Fakta ini semakin memperkuat apa yang disampaikan oleh Jonst Nisbiet.
Melihat perkembagan ini seharusnya pesantren memberikan perhatikan khusus kepada media informasi yaitu dengan membangun lembaga Pers. Lembaga pers ini nantinya akan memberikan sumbangsih dalam meningkatkan SDM santri. Dengan hadirnya lembaga ini santri akan mampu melihat perkembangan yang terjadi di dunia luar yang tidak terjangkau oleh santri selama di pesanten.
Media informasi memang tidak selamanya menyajikan hal-hal yang bersifat keilmuan, ada banyak gaya dan gambar yang tidak sepantasnya ditampilkan ke kepermukaan. Maka disinilah fungsi lembaga pers di pesantren sebagai lembaga penyaring informasi dan mensensor hal-hal yang bersifat negatife yang tidak pantas di konsumsi oleh santri.
Di lain sisi, lembaga pers juga akan menampung santri yang berbakat dalam hal kepenulisan maupun dalam hal Jurnalistik, karena di pesantren ada banyak sumber daya manusia yang layak dibudidayakan keberadaannya, contoh kongkritnya adalah banyak santri yang berbakat dalam hal kepenulisan, baik itu santra maupun ilmiah. Terbukti banyak penulisdan sastrawan di Indonesia adalah alumni pesantren.
Mengingat hal di atas, lembaga pers ini memang penting untuk di hadirkan secara beramai-ramai di pesantren. Agar pesantren tidak hanya dikenal sebagai lembaga keagamaan, tetapi juga sebagai organisasi yang selalu siap menghadapi tantangan zaman. Salah satunya dengan mematangkan santri dalam hal informasi dan kepenulisan, karena allah sendiri talah berfiman: Bacalah dengan (menyebut) nama Tuhanmu Yang menciptakaan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar